Followers

Mencoba, Kerja Keras, dan Tekat = Artwork!

Monday, 20 February 2012

Hari ini, ya! hari ini mood gue mulai membaik, sedikit demi sedikit mempelajari arti ketidak adilan, mempelajari ketidak senangan kita terhadap orang lain, dan gue bangga terhadap diri gue sendiri, walaupun yang gue lakukan kemarin jelek dimata orang lain, tapi, di mata pribadi gue, itulah yang terbaik buat gue. Ya kan ?

Karena kebahagian cuma kita sendiri yang bisa membuatnya, bukan orang lain ataupun mereka, tau apa mereka tentang diri kita ?

Sejak saat ini juga gue menemukan pencerahan, bahwa: keadilan dan ketidak senangan kita terhadap orang lain bisa berdampak ke kita sendiri, mulai dari hilangnya mood buat ngelakuin apapun, tidak tenangnya pikiran, menggunjing orang yang kita tidak senangi dan selanjutnya akan semakin berdampak buruk buat diri kita sendiri, serta sangat merugikan diri sendiri juga. Buruk!

Ingat juga, di saat kita tidak senang terhadap orang lain, dan tanpa sepengetahuan kita, di luar sana lebih banyak orang lain yang tidak senang terhadap kita temans.


Di sela sela, ke'sok'sibukan gue, hari ini nyempetin posting duyu, hehe! yupps, udah seminggu gue nggak dirumah, dan tentunya udah seminggu juga gue ninggalin kamar. Kangen, but NO WHAT WHAT lah.
Kayaknya postingan lanjutan ulang tahun gue di batalin aja ya, soalnya udah basi, ulang tahunnya kapan dan postingnya kapan. Tapi tenang kawans, gue akan ganti postingan itu dengan yang satu ini, semoga kalian terhibur, dan bersenang bersama, mari kita tampar siapa aja yang di sebelah kita kawans. Terima kasih.


Ahh! udah deh ya curcol terus dari tadi, taraaaaaa!! beberapa hari yang lalu gue mulai belajar buat ngegambar, terus belajar coloringnya juga, asik, menyenangkan, dan sedikit membosankan pas coloringnya, hehe, but gue harus tetap semangat dongs, karena semakin susah apa yang kita kerjakan semakin maksimal juga yang kita hasilkan. Cihuuuy.

Gue benar-benar belajar dari nol ( 0 ), soalnya gue merasa, gue nggak ada sedikitpun bakat  ngegambar, tapi dengan tekat dan kerja keras apapun bisa di capai :)



Gue buat ini pas ulang tahun gue, dan gambar ini sebagai kado buat temen gue yang ulang tahun 1 hari sebelum gue, semoga dia sadar.


Kalo yang ini, gue lagi pengen aja nge-tracing foto teman, dan begitulah hasilnya, hehe!!


Filosofinya adalah seorang nerd, geek, culun yang mencoba melawan arus kehidupan, yang katanya orang-orang culun tak bisa berbuat banyak, tapi disini kita membuktikan orang culun masih bisa mengimbangi !!

Tebihek !! Whooot is Tebihek ?

Saturday, 4 February 2012

Dalam siang yang dingin aku menghela nafas panjang, tergeletak di antara meja-meja dan gulungan kabel, badanku terhempas di kasur rongsokan dan bantal guling yang penuh peta-peta abstrak (baca: iler), tumpukan sampah berceceran dimana-mana, bau tak sedap yang setiap hari harus aku cium secara biadab, dan tak kalah menariknya segerombolan sepatu selalu menghiasi padanganku, ini lah kamarku, dan aku betah untuk selalu berada disini.
Sesekali mataku menengok kearah monitor, mengawasi dan mengayomi masyarakat internet yang diam-diam cinta kepadaku. Sudahlah, aku lagi tak ingin membahas masalah cinta, aku tak tau harga pasaran cinta saat ini, lebih baik aku mengetahui harga cabe yang membusuk dalam pikiranku. Sudahlah !


Woy, udah deh buat apa kalian baca tulisan aku yang diatas, itu cuma curhatan kecil aku, tapi bila kalian merasa iba, boleh dong kasih rumah yang nyaman buat aku *plaaaaaks di tampar wanita-wanita sekseeh !!

Aku cuma lagi mau share Artwork pertamaku, yang pasti jelek, yah maklum lah, namanya juga baru pertama kali dan masih belajar, jadi mohon kripik pedasnya kawans .. hehe


Sketch, LineArt dan Coloring pake Software Paint Tool SAI

Cerita sedikit yeey, mungkin kalian yang melihat gambar di atas pasti bertanya-tanya, itu tulisan "TEBIHEK" artinya apa ?
Oke, tebihek itu bahasa daerah aku yang artinya "BOKER", sengaja sih aku plesetin-plesetin aja, dan kenapa objek gambarnya *maap* kotoran ? jawabannya simple, entah kenapa aku sekarang lagi senang dengan objek tersebut. hehe !!

Bukan masalah kapal, tapi ini lebih berat dari kapal !!

Saturday, 31 December 2011

Keluarga itu ibarat kapal yang tak akan pernah karam, kokoh dan berlayar kemanapun mereka mau. Berlayar ke keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah atau berlayar ke keluarga broken, cuma keluarga itu sendiri yang menjadi nahkodanya. Image and video hosting by TinyPic

Keluarga yang ideal adalah keluarga yang hampir selalu ada di senetron-sinetron, bahagia dan kaya raya. Ada bapak, ibu, kita, kakak, dan adek, lengkap, sesuai porsi keluarga idaman kita semua. Tapi untuk sebagian orang ini adalah mimpi besar, ada yang nggak punya kakak, dia kepengen punya kakak, ada yang nggak punya adek, dia pengen adek, ada juga yang nggak punya kedua-duanya, seperti aku. Kadang melihat keluarga temen-temen kita, ada sedikit rasa iri yang melanda dan mendoktrin otak kita,"kenapa sih kita nggak bisa seperti mereka","kenapa sih hidup ini nggak adil buat kita", ini lah yang sering kita ucapkan dalam hati kecil kita. Right ? wajar, karena setiap manusia di dunia ini semuanya ingin mendapat kesempatan yang sama seperti manusia lainnya.

Misalkan kita sekarang lagi berandai-andai manjadi keluarga yang ideal, terkadang kita juga merasa risih kalau semuanya sedang berkumpul, kita merasa sepi ditengah keramaian, terkadang kita juga merasa sangat tidak perduli akan hadirnya kita di tengah-tengah keluarga, kita lebih enjoy kumpul bersama teman-teman. Kenapa seperti itu ? mungkin kalau keluarga besar kita semuanya berkumpul suasana jadi tak terkendali, berisik, banyak omongan yang menyudutkan kita (baca: diceramahin). Image and video hosting by TinyPic
Well, entah ini terjadi pada kalian atau tidak, tapi disisi lain kalau keluarga kita sudah tidak utuh keinginan terbesar kita adalah 'berkumpul bersama keluarga besar, lengkap, tanpa ada satupun yang tak hadir.

Aku sendiri tak punya kekuatan untuk bercerita tentang keluarga, tak ada yang lebih indah dari utuhnya sebuah keluarga. Yang terpenting aku memiliki seorang ibu yang selalu mengingatkan aku tentang hal-hal yang bisa merusak nama baiknya dan nama baik keluarga.
Ada satu kata-kata ibu yang nggak bakal aku lupain dalam hidup ini : "yan, bahagiain lah semua orang, selagi kamu mampu. Walaupun dia bukan dari keluarga kamu (orang lain, tetangga, dll) karena disuatu saat mereka akan ngebahagiain kamu juga, entah itu kapan"
Dari sanalah hatiku mulai terdorong. Disuatu malam aku pernah berpikir, andaikan kita di posisi mereka yang menanti kebahagian, apa yang bisa kita lakukan ? mungkin cuma menangis. Image and video hosting by TinyPic

Tak banyak yang kita cari dari sebuah keluarga, apa lagi kita sebagai anak. Dalam pikiran kita cuma terbesit "bagaimana caranya kita bisa ngebahagiain orang tua kita dan membuatnya bangga" nggak lebih.
Sayangilah mereka (keluarga), karena !! kita akan benar-benar merasa kehilangan apabila semuanya sudah benar-benar hilang.

Sumber : http://artikelbuddhist.com/2011/05/bakti-kepada-orang-tua.html

Dian Wardana, 18thn, tulisan ini aku dedikasikan buat keluargaku, yang selalu mengajarkan aku arti hidup di dunia yang sesungguhnya. walaupun keluarga ini bukan termasuk keluarga yang ideal. Tapi aku bahagia pak, aku bahagia bu' ..

Titik Terendah yang menjilatiku

Tuesday, 1 November 2011

Aku melewati hamparan jalanan
ku temui kaki bumi telah menitikkan air matanya
entah kenapa pikiranku terenyuh
tak kuasa menahan dahaga akan kebingasan
aku pun mulai menoleh ke arah lain
tapi tiada perbedaan yang berarti dalam pandanganku

Lalu ku putuskan untuk berjalan lagi
walau aku tau lobang-lobang jalanan telah menantiku
dan siap untuk memangsaku hidup-hidup
aku tak perduli

Inginku melewati jalan yang berada di seberang
tapi truk siap menghantamku hingga tewas
memutar balikkan badan kebelakang
segerombolan anjing siap menerkam
aku tak tau harus bagaimana
tanganku kaku tak bersaya
mulutku lemah dan tak berdesah

Lenyap dalam angan-angan semu
maju satu langkah mundur lima langkah
aku berada dalam perjalanan kelam
merasa di dalam titik terendah yang menjilatiku dengan penuh erangan
memberontak percuma mati pun sia-sia
ku putuskan berhenti dalam petengahan jalan
sama aku pun tak selamat sampai tujuan

Main-main itu ada waktunya

Saturday, 15 October 2011

Tersenyum kelu, tertawa kecil, dan berkelit manja, sedikit uraian tentang apa yang kita lakukan disaat merasa terpojok oleh ulah teman-teman kita yang tak berpriketemanan. tapi sebernarnya apa yang kita rasakan saat itu hanya kita sendiri yang tau,  orang lain/ teman-teman kita hanya bisa men-judge tanpa pernah sedikitpun ingin mengetahui apa yang kita rasakan, terlebih lagi mereka merasa seperti tak berdosa sama sekali setelah melakukan ulah-ulah bodoh mereka yang melukai perasaan orang lain.

Ada yang tau perasaan orang yang kita judge atau ceng-cengin ? nggak. Apakah mereka senang ataukah mereka merasa tersakiti bahkan hatinya benar-benar terluka akibat dari perbuatan mereka yang melebihi ambang pertemanan ? kalau kalian jadi ki joko bodo mungkin bisa menebak bahkan mengetahui apa yang dirasakan orang lain, tapi sayang bejuta ribu sayang! kalian bukan ki joko bodo, tapi kalian emang benar-benar bodo.

Tingkat sensifitas orang berbeda-beda, ada yang fine-fine aja kalau di judge bahkan di ceng-cengin, ada yang langsung merasa tertusuk ( ini maksutnya tertusuk apaan haha ) hatinya dan merasa dirugikan, ada juga yang langsung pingin gantung diri karena nggak kuat menerima perkataan yang super dueeeper bombastis, de el el~

#mamamamamama !!!


    jadi, main-main itu ada waktunya !
ada saatnya kita untuk bermain-main ria dengan orang lain, jikalau keadaan emang bener-bener friendly dan mengasyikan. Kalian salah besar kalau bersikap, bertingkah terlebih lagi ucapan kalian terlihat main-main disaat sidang paripurna, alamat terpasti kalian pasti sudah terpikirkan di benak kalian, dimanaaaaa dimanaaa~ ?

Well, setiap perbuatan pasti ada akibatnya, perhatikan pola percakapan kita, jangan asal ceplos aja, pikirin hati orang lain wooeee, orang lain juga ingin hidup tenang, damai, dan sentosa, bukan mereka aja yang ingin hidup sakinah-mawadah-warohma, kita sendiri juga sangat-sangat ingin !

Lampauan kisah masa kemarin :'(

Dian Wardana
Unyu :3 ( lagi )

Ketidakmampuan, keinginan, serta kenyataan

Saturday, 8 October 2011

Gue juga bersukur gue nggak pernah menjadi orang yang kaya mendadak, gue bersukur jarang menerima kemewahan, kenapa ?  karna gue tau kalau gue kaya mendadak gue pasti jantungan, dan dari jantungan tadi gue bisa mati dan akhirnya gue di kubur dan nggak menerima kemewahan bahkan kekayaan sama sekali. terus gue dapet apa ? apa gue jadi orang kaya yang bisa ngebeli ini-itu ? enggak.

     Hidup terkadang bikin kita silau, bikin kita mupeng, terlebih bikin kita lupa liryc, banyak ababil mulai meresahkan penampilan dan gaya hidup, gue juga nggak bakal jaim-jaim untuk mengakui kekalahan gue tentang gaya hidup, gue mulai resah kalau nggak ada uang, mulai kacau kalau lagi boker ada cewek ngajak kenalan, dan mulai gelisah kalau nggak ada (tuuutt sensor).

Hidup itu nggak sesimpel kayak yang disinetron-sinetron teman, bisa nerima kenyataan kalau kita termasuk golongan tingkat bawah (baca: keluarga nggak mampu), gue sempat berpikiran Allah itu nggak adil, kenapa gue harus diberikan hidup yang nggak semewah orang lain, ini wajar, ini juga naluri sebagai remaja yang ingin mendapatkan fasilitas-fasilitas terbaik dalam kehidupan.

Banyak spesies manusia yang dengan susah payah me-makeover image dirinya untuk menjadii golongan orang-orang tingkat atas, dan dengan suka cita merubah segalanya demi kepuasan batin, temasuk gue, tapi dulu !
dulu, pokoknya bagaimapun caranya gue harus terlihat dan menjadi perhatian orang-orang, contohnya gue pernah ngebuat baju ge jadi celana dan celana gue jadikan baju, haha ya nggak lah.
contoh mutlaknya : sekarang banyak ababil yang sok kerennya memakai barang-barang serba branded (pakaian, gadget, kendaraan, dll) yang harganya selangit dan sang ababil juga tau kondisi keuangan mereka kayak gimana. woke gue nggak menyalahkan mereka yang malu kalau nggak make barang-barang branded dan sejenisnya, yang gue salahkan adalah pola pikir mereka yang bener-bener ekstrim, melampaui kemampuan, nggak masalah bagi yang mampu nak, mereka bisa ngebeli segalanya, nah kita ?

kalian malu sama mereka ? kalian malu ? sama gue juga malu .. haha

tapi setidaknya diiringi dengan tingkat kemampuan kita, kalau kita nggak sanggup ya udah, biarkan mereka berjalan sesuai hidupnya dan kita berjalan sesuai hidup kita.

Dian Wardana, 18th,
Unyyuu :3

Happy Mensiversary, Sayang !

Sunday, 13 March 2011

Oke! tanpa basa basi, sebenernya udah lama gue mau posting tentang kisah asmara gue saat ini, tapi selalu tertunda, gue takut, gue merasa nggak enak hati sama yang jomblo, ntar gue nggak bisa kemana-mana lagi, takut di hadang terus di palakin sama orang-orang jomblo di jalanan, akibat mereka baca postingan gue ini.


Baiklah, eheeem eheem, gue bener-bener nggak merekomendasikan postingan ini buat mereka yang merasa jomblo, maka, menjauhlah sang jomblo dari hadapan hidung saya. muahahaaa !!


Satu bulan yang lalu, atau tepatnya di tanggal 13, bulan lalu, gue resmi melunturkan bakat-bakat kejombloan gue, ya! sejak saat itu gue menyandang predikat berpacaran with bambang *uuups maap, itu pacar lama gue *serasa bedak udah luntur dan jadi ganteng. Dan tepat hari ini adalah 1 month-nya kita. Maap, sekali lagi buat yang jomblo beli tabung oksigen ya, biar bisa bernafas.


Happy Mensiversary 1 Month Sayang :*

Hari ini, hari spesial, nggak enak kalo gue nggak ngerjain dia, atau apalah. Dan entah suprise yang gue kasih ke dia tadi membuat dia bahagia atau nggak, entahlah! semoga dia bahagia dengan apa yang gue lakuin ke dia hari ini. Amin :D

Gue juga bukan termasuk cowok yang romantis, gue apa adanya dan terkesan lebih agak cuek aja, tapi gue perduli. Gue nggak bisa menjadi cowok-cowok normal lainnya, di setiap anniversary-nya memberikan hal yang paling istimewa, dan serba wah untuk pacarnya, beliin ini itulah, ngajak kesana kemari, atau apalah. Tapi, nggak dengan gue. Gue lebih suka mencintai orang lain dengan cara gue sendiri dan menjadi gue yang apa adanya.

Maap, gue nggak bisa kasih apa-apa, gue cuma bisa kasih ini, mungkin ini nggak ada harganya buat kamu, tapi yang terpenting keikhlas dan kerja keras gue patut kamu hargai. Nggak lebih :* 

Sebuah kotak yang berisi aplop-amplop dan di aplop tersebut berisikan sesuatu
apa isinya ? mau taau aja :p


Alat dan bahannya juga murah meriah kok
nggak berlebihan, dan yang pasti mudah di dapet, dan nggak sampe menjual kandang ayam
untuk membuat kayak gini


Nah, di dalam amplopnya nanti akan ada surat kecil seperti ini
kita tuliskan alasan-alasan kita mencintai dia, simpel bukan ?


Sudah hampir setengah jadi, sabar kawans .. heeee


Surat kecilnya akan ada huruf-huruf yang membentuk sebuah nama
dan masukan surat-surat tadi secara random ke amplop serta suruh pacar kita buat menyusunnya
menjadi sebuah nama


Bukan nama artis ngetop kok :p


Nah, kalau sudah tersusun nanti bakal jadi seperti ini
membentuk sebuah nama kita berdua
Asry Wardana
:D

Disurat kecil ini kita kasih tuliskan alasan kita mencintai dia dan masukan 
1 bungkus permen di setiap amplopnya .. too twiit :*


Sudah hampir selesai .. horeeee !!!


Kalo ini, bisa-bisa kita aja, kalo gue sih gue kasih clue-clue nya buat dia
biar nggak bingung itu apa dan buat apa


Lalu, yang terakhir kita bungkus pake kertas kado deh kotaknya
dan yang terpenting adalah, gue nggak bisa bungkus kado dengan baik dan benar
yah jadinya gitu deh, tapi yang terpenting gue udah berusaha

Semoga kita selalu di beri kesempatan untuk selalu bersama, nggak ada cobaan lagi, baik ekstern maupun intern, dan tetap saling percaya. Miss you ! muuaaaa

Inilah cara gue, sederhana dan apa adanya, mungkin untuk sebagian orang ini tak berharga dan tidak berguna, tapi buat gue inilah segalanya. cuhuuuy, lebay dikit boleh ya. biar yang jomblo habis baca ini langsung bakar diri. byeee !!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...